Jumat, 25 Juni 2021

Kau menuruti kehendak orang tuamu


          
                                                        Kusangkakan panas hingga ke senja
Kusangkakan kita akan berdua
Biarlah biar kupendam lara
Agar tiada orang terluka

Kasih inikah kesudahan
Hidup bersamamu tak mungkin lagi
Tak mungkin lepas cincin di jari
Sayang kiranya kau sudah ditunangankan

Haruskah kita korbankan cinta
Kau menuruti kehendak orang tuamu
Andainya ini satu keputusan
Ku terima suratan tangan
Walau cintaku padamu tiada akhirnya

Kau membisu melihat diriku
Sendirian menepis hinaan
Kau dipaksa lupakan diriku
Ku terpaksa lepaskan cinta ini

Ku terima satu kenyataan
Satu nota engkau tlah tiada
Kau tinggalkan segala di dunia
Ku kehilangan untuk selamanya

Damailah kau disana wahai sayang
Bukan salahmu bukan salah padaku jua
Sucinya cinta kita wahai sayang
Namun tak dapat merubah garis ditanga

Minggu, 21 Februari 2021

Serpihan Hati III_SEBATANG KARANG

Serpihan Hati III_SEBATANG KARANG

 Kusadari akan diri ini, Miskin dan sebatang kara...

Tiada harta tiada ayah bunda, hidupku terlunta -lunta…

kurasakan… deritaku Bagai tiada kan ber'akhir

"Ya Allah ampunilah dosa kesalahanku"

Walau hidup ini penuh derita…

Namun tiada pernah ku lupakanmu, Siang malam aku slalu berdo'a

mohon ampun atas dosa-dosa ku…

Kupasrahkan, jiwa raga ini selalu bertawakal kepadamu…

ku berharap belas kasihmu……

Robighfirli…dzunubi…watarhamni ya illahi…

“Hanya orang-orang yang bersabarlah

yang disempurnakan pahalanya

tanpa batas.” (QS.Az-Zumar:10)

Walau hidup ini penuh derita, Namun tiada pernah ku lupakanmu Siang malam aku slalu berdo'a

mohon ampun atas dosa-dosa ku…


Sabtu, 06 Februari 2021

Jangan Pernah Berubah

 Jangan Pernah Berubah

Biarkan waktu teruslah berputar
Mencintai kamu penuh rasa sabar
Meski sakit hati ini kau tinggalkan
'Ku ikhlas 'tuk bertahan

Cintaku padamu begitu besar
Namun kau tak pernah bisa merasakan
Meski sakit hati ini kau tinggalkan
'Ku ikhlas 'tuk bertahan

Kau meninggalkanku tanpa perasaan
Hingga 'ku jatuhkan air mata
Kekecewaanku sungguh tak berarah
Biarkan 'ku harus bertahan

Jangan pernah kau coba untuk berubah
Tak relakan yang indah hilanglah sudah
Jangan pernah kau coba untuk berubah
Tak relakan yang indah hilanglah sudah

Ho-hoo syalala syalala hoo-ho

Kau meninggalkanku tanpa perasaan
Hingga 'ku jatuhkan air mata
Kekecewaanku sungguh tak berarah
Biarkan 'ku harus…

Serpihan Hati II

 Serpihan Hati II



Cinta memang tak selamanya bisa indah

Cinta juga bisa berubah menjadi sakit, Begitu yang kurasakan kini, Perih hatiku tinggal kehancuran, Tak pernah terbayangkan. Dan tak pernah terpikirkan, Cintamu dan cintaku akan berpisah, Namun harus kurelakan itu. Untuk hidupmu agar lebih baik Maafkan aku Setulus hatimu


Kepergian diriku itu bukan keinginanku Terima saja dengan pilihan yang lain dari orang tuamu Jangan bersedih dengan keadaan ini Jika kamu menangis, Aku juga ikut menangis. Terima saja semua ini kulakukan.

Untukmu….. Kepergian diriku itu bukan keinginanku, Terima saja dengan pilihan yang lain dari orang tuamu

Kamis, 04 Februari 2021

Serpihan Hati

 Serpihan Hati

DI AMBANG KERESAHAN

Sejak pertama ku jumpa kamu, Kau bilang cinta kepadaku

Ternyata itu semua palsu, Sungguh tega nya dirimu Begitu kejamnya hatimu kasih Engkau pergi bersama orang lain Tak kusangka ini semua terjadi, Cinta ku kau dustai..

Duhai kekasihku duhai pujaanku..........!

Aku terima kenyataan ini Mungkin ini semua sudah takdirku Dan cinta ini bukan selamanya untukku miliki...! Ku harap cukuplah aku  seorang, Yang kau sakiti dan kau  dustai.. Semoga ini jangan terulang kembali Pada orang lain,

Bukan niatku kasih Tak menerimamu lagi Tapi ini semua..  kehendak orang tuamu, Lupakanlah kasih masa lalu  kita.  Anggaplah.. semua itu mimpi  aku Doakan agar kau pergi bersama dia yang direstui dan bersanding dengannya

Merantaulah Biar Tahu Betapa Sulitnya Hidup

 

Merantaulah Biar Tahu Betapa Sulitnya Hidup


Kami sebagai anak rantau harus selalu bilang sehat meskipun sedang sakit. Kenapa? Supaya keluarga kami di rumah tidak sedih dan khawatir.

Merantaulah karena orang berilmu dan beradab tidak hanya diam di kampung halaman tanpa alasan yang jelas. Tinggalkan negerimu dan hiduplah di negeri asing.

Merantaulah agar kamu tahu berapa perih dan strugglenya hidup yang sedang kamu jalani. Ketika kamu kehabisan uang, ketika kamu membutuhkan makan. Semuanya akan terasa lebih berat dan hanya anak rantau yang tahu jawabannya.